Pentingnya Investasi Sejak Dini Demi Masa Depan Yang Cerah

Dikutip dari buku berjudul property cash machine yang dikarang oleh Joe Hartanto, mengenai 7 alasan berinvestasi properti. Berikut ini alasan-alasan berinvestasi properti:

 

Alasan 1: tanah jumlahnya tetap

Mark Twain pernah mengatakan “they are not making anymore land” atau tidak ada tanah baru yang diciptakan. Luas daratan di bumi adalah 148.940.540 kilometer persegi (suplai tanah jumlahnya tetap), sedangkan jumlah penduduk di bumi terus bertambah (permintaan tanah terus meningkat). Jika permintaan lebih besar dari suplai, maka harga tanah akan menjadi mahal (memiliki potensi kenaikan harga).

 

Alasan 2: Anda (investor) memegang kontrol

Salah satu ciri investor yang pandai adalah investor yang mau memegang kontrol. Ketika anda berinvestasi pada saham, emas seringkali kontrol dipegang oleh pasar. Sederhananya Tidak semua orang dapat mengatur pergerakan harga saham, pegerakan emas. Seorang investor property sangat memungkinkan untuk memegang kontrol, contoh menaikan harga sewa, melakukan renovasi untuk meningkatkan harga jual, mendepresiasikan harga bangunan, melakukan penilaian ulang dan lain sebagainya. Banyak hal yang dapat dikontrol ketika seseorang melakukan investasi properti.

 

Alasan 3: daya ungkit ketika berinvestasi properti sangat tinggi

Seorang investor tradisional properti dapat membeli sebuah rumah dengan hanya menyiapkan dana 20% – 30% sebagai harga DP. Seorang investor cerdas dalam properti sangat mungkin mendapatkan propertinya dengan mengeluarkan dana lebih kecil dari 20%. Penulis mengakui perlu mempelajari banyak hal agar dapat merealisasikan ide membeli properti dengan uang yang seminimal mungkin (kalau bisa tanpa keluar uang). Penulis meyakini salah satu cara menemukan missing link tersebut adalah dengan belajar, praktek dan menemukan mentor yang bersedia membimbing. Mentor tidak ditemukan dari kawan saja, tetapi juga dari seminar, buku, audio book dan lainnya.

 

Alasan 4: nilai asset dapat ditingkatkan dengan modal yang minimum

Pernakah Anda terpikir bagaimana cara meningkatkan harga rumah? Ya betul dengan melakukan renovasi yang sifatnya structural (dijadikan lantai 2, diperbesar halaman, ditambah kolam dan lain sebagainya) adatau renovasi yang sifatnya makeup (cat dinding, cat pintu gerbang dan lain sebagainya)

 

Alasan 5: dua keuntungan capital gain dan cash flow

Ketika berinvestasi properti, investor seperti anda akan mendapat dua keuntungan yaitu keuntungan kenaikan modal (capital gain) dan keuntungan dari arus kas (cash flow). Keuntungan kenaikan modal (capital gain) didapat jika investor menjual properti tersebut atau melakukan penilaian ulang atas properti. Keuntungan arus kas (cash flow) didapat dari pemasukan tahunan kontrak rumah atau pendapatan lainnya yang berasal dari properti tersebut. Berikut ini artikel mengenai perbedaan antara capital gain dan cash flow.

 

Alasan 6: tidak menyita waktu

Bagaimana mengurus operasional sebuah rumah kos, rumah sewaan? Bagaimana menghadapi keluhan pelanggan karena lampu mati, plafon rusak, bocor, wc mampet dan lainnya? Investor properti dapat mempekerjakan orang lain (biasanya disebut facility manager atau property manager) yang akan menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut.

 

Alasan 7: orang kaya berinvestasi di properti

Sebagian besar orang kaya di dunia berinvestasi dalam properti. Ray Kroc salah seorang konglomerat, pendiri McDonalds, berkata bisnisnya bukan menjual kentang goreng, hamburger, soda tetapi menjual properti.

.

.

Masih mau menunda untuk investasi properti mulai dari sekarang ?

Siap-siap anda akan menyesal 5th sampai 10th yang akan datang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *